PW Ansor Bali Gelar Konferenwil ke VII,Tuntaskan Akhir Masa Khidmah

PWNUBALI.OR.ID | Denpasar – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Bali menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) ke VII sebagai tanggung jawab akhir masa khidmad organisasi hari ini, Minggu 1 Oktober 2023, di Hotel Grand Santhi, Jalan Patih Nambi Denpasar Barat, kota Denpasar Bali.

Konferwil merupakan forum tertinggi ditingkat provinsi, dengan agenda laporan pertanggung jawaban serta pemilihan ketua baru. Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh panitia Konferwil PW Ansor Bali saat memberikan laporan panitia.

Bacaan Lainnya

“Konferensi Wilayah GP Ansor merupakan agenda wajib yang harus dilaksanakan sebuah organisasi Ansor tingkat wilayah di masa akhir periode. Konferensi Wilayah merupakan forum tertinggi di tingkat wilayah atau provinsi dengan agenda utama pemilihan ketua baru untuk masa khidmat empat tahun mendatang,” paparnya.

Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Bali, H. Yunus Naim dalam sambutannya menyampaikan bahwasanya kader Ansor memiliki empat hal yang harus dilakukan. Diantaranya adalah ‘ngopi, ngabdi, ngaji dan ngopeni’.

“Ada empat hal yang perlu dilakukan oleh kader-kader Ansor, yaitu Ngopi yaitu jalin komunikasi dengan sesama dengan berbagai pihak. Ngabdi yaitu ikhlas lillahi ta’ala. jangan sampai salah niat karena kedudukan sangat tinggi dalam ibadah,” paparnya.

“Ngaji, Ansor wajib mengaji dan ada wadahnya yaitu Rijalul Ansor. Mengaji tentang keagaman dan kebangsaan. Ngopeni, harus siap ngopeni, karena di Ansor tidak ada dananya. Kaderisasi kita iuran sendiri, seragam beli sendiri,” menambahkan.

Di akhir sambutannya, H. Yunus menyampaikan bahwa Gerakan pemuda Ansor merupakan harapan besar dari NU. Menurutnya, Ansor saat ini adalah NU masa depan begitupun sebaliknya NU masa depan adalah Ansor Hari ini.

“Kalau Ansor hari ini baik dan solid maka NU kedepan Semakin digdaya,” tandasnya.

Ketua Tanfidziyah PWNU Bali, KH. Abdul Azis, S.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan bahwa peran GP Ansor sangat besar dalam membangun bangsa. Sebagai contoh, Kementerian Agama semenjak di pimpin Gus Ketum ratingnya semakin baik di mata masyarakat.

“Kementerian Agama setelah dipimpin oleh Ketum Ansor levelnya kita tau bisa     diperhitungkan. Dulu rendah sekarang ratingnya diatas rata-rata,” tuturnya.

“Sebagai kader perlu membangun jiwa raga sehingga kita bisa mengaplikasikan apa yang telah dicapai oleh ketua umum GP Ansor. Tidak boleh gerakan pemuda Ansor itu lemah, harus semangat dalam mengemban amanah diorganisasi kepemudaan ini,” pesannya dengan tegas.

Sekretaris Jendral Pimpinan Pusat GP Ansor, Gus Adung Abdurrohman dalam sambutannya berpesan agar paska menjadi pengurus Ansor tetap berkhidmah dimanapun berada.

“NU adalah orang yang mencintai Tuhanya, Nabinya Negaranya Organisasi dalam satu tarikan nafas. Kita harus siap khidmah lebih luas paska dari Ansor entah di Nahdlatul ulama atau di Masyarakat,” paparnya.

Gus Adung mengingatkan kembali bagaimana tugas dari kader Ansor diantara adalah mengawal ulama baik diri ulama, keluarga hingga warisannya.

“Tugas Ansor adalah menjaga dan mengawal ulama NU dalam syiar Islam yang ramah, Islam yang ahlussunah Wal jamaah, Islam Rahmatan Lil Al-Amin,” tuturnya

“Menjaga ulama itu bukan hanya diri ulama tapi keluarga, pesantren, kitab, warisannya, madrasahnya, organisasinya bahkan makam-makam beliau. Mempertahankan eksistensi NKRI berdasarkan pancasila merupakan warisan dari ulama-ulama kita,” imbuhnya.

Hadir dalam kegiatan pembukaan Konferwil VII PW GP Ansor Bali diantara sekretaris Jendral PP Ansor, Gus Adung Abdurrahman, Korwil Bali Nusra Bang Zakaria Puato, Kepala Kesbangpol Provinsi Bali mewakili PJ Gubernur Bali, Kanwil Kemenag Provinsi Bali diwakili oleh H. Arjiman, Pangdam, Polda, Ketua PWNU Bali, KH. Abdul Azis, S.Pd.I, Rois Syuriyah PWNU Bali, KH. Noorhadi Alhafiz, H. Yunus Naim beserta Segenap jajaran pengrus PW Ansor Bali, Perwakilan Lembaga dan Banom PWNU Bali serta Ketua PC dan PAC Ansor se-Bali.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.