PWNUBALI.OR.ID | Buleleng – Pelantikan bersama Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Pengastulan Masa Khidmat 2023-2028. Lembaga Kemaslahatan NU, Lembaga Ekonomi NU, Lembaga Ta’lif Wannasyr, dan Lembaga Lesbumi NU. Selain itu, Pengurus Ranting GP Ansor, Muslimat, dan Fatayat NU turut di lantik pada Sabtu [15/6].
Pelantikan dilakukan secara bersamaan dalam satu acara Tahun Baru Hijriah di desa Pengastulan, kecamatan Seririt dengan mengusung tema Peringatan Tahun Baru Islam dan Pelantikan Bersama Pengurus Nahdlatul Ulama Ranting Bersama Banom.

“Hari ini dilakukan pelantikan Pengurus Ranting NU desa Pengastulan serta lembaga-lembaganya dan beberapa banomnya juga” ucap Herman sebagai ketua pelaksana.
Di pelantikan kali ini terdapat banom yang baru saja dibentuk, yaitu Fatayat. Selain baru dibentuk, pula di nahkodai anak muda, ini justru tidak biasa.
Sebab, biasanya organisasi Fatayat dipimpin oleh orang yang terbilang sudah berumah tangga atau lebih dewasa. Sehingga moment kali ini dianggap Herman cukup berkesan.
“Ada yang menarik kali ini, yaitu pembentukan fatayat yang baru saja dilantik dan pemimpinnya masih muda.”

Dirinya menjelaskan bagaimana Fatayat yang masih terbentuk dan dipimpin oleh anak muda bukan tanpa sebab. Salah satu penyebab dasarnya ialah kekurangan orang bahkan pembentukannya pun dengan proses yang cukup panjang.
“Mengapa memilih anak muda. Karena tidak ada lagi orang-orangnya, sehingga walaupun kita keterbatasan soal itu, justru saya yakin. Anak muda jauh lebih kreatif dan ini kita bergandengan bersama-sama untuk lebih maju lagi NU di desa Pengastulan..”
Setelah pelantikan selesai di laksanakan. Dilanjutkan ceramah oleh KH. Abdillah As’ad, Lc. Di akhir ceramahanya, beliau mengingatkan kepada jemaah bahwa pentingnya meneruskan perjuangan NU dengan niat yang baik di tahun baru hijriah ini. “Sebagaimana kiyai dulu ber NU sebagai pembuka jalan, dan kita mesti mengikutinya sebagai jalan yang baik..” himbaunya.***
Pewarta: SonAbd








