PWNUBALI.OR.ID | Denpasar – Jelang keberangkatan kontingen PWNU Bali mengikuti Porseni NU tingkat nasional tahun 2023 yang akan diselenggarakan di Solo, 13-24 Januari 2023 mendatang, Manajer Kontingen PWNU Bali memberikan pembekalan dan doa bersama untuk hasil terbaik.
Acara pembekalan tersebut dilaksanakan di gedung sekretariat PWNU Bali, Jl. Pura Demak no.31 Denpasar Bali mulai pukul 20.50 hingga pukul 22.00 WITA. Dihadiri oleh Ketua Tanfidziah PWNU Bali, KH Abdul Azis,S.Pd.I, Sekretaris Tanfidziah PWNU Bali, H. Achmadi, SH, Manager Kontingen PWNU Bali, Sulaimi, M.Pd.I, Ketua PW PSNU Pagar Nusa, Ust. Asyari Muslih, S.H.I, serta para peserta Porseni NU kontingen Bali.

Dalam kesempatan tersebut, KH. Abdul Azis memberikan wejangan kepada para peserta kontingen dengan tiga poin diantaranya adalah; Niat, Semangat dan Jaga nama baik Bali.
H. Azis sapaan akrabnya, menyampaikan agar segala yang dilakukan diniatkan semata-mata untuk memeriahkan satu abad NU.
“Pertama kita niatkan bahwa apa yang kita lakukan ini, dari latihan kemudian berangkat sampai pulang semata-mata menghormati muasis NU. Dimana kita meramaikan resepsi menuju satu abad NU,” tutur H. Azis.
Selanjutnya H. Azis mengingatkan agar para peserta senantiasa menjaga semangat dan kekompakan sehingga tidak kalah dengan yang lain.

“Kedua setelah semangat kita jaga kekompakan kita, kita pertahankan karena nanti wilayah lain juga akan sama dengan kita sama-sama kompak. Kalau kita semangat akan mendapat hasil yang signifikan,” imbuhnya.
Terakhir H. Azis berpesan agar dimanapun dan kapanpun senantiasa menjaga nama baik Bali. Jangan sampai membuat masalah.
“Kita membawa nama Bali harus mampu menjaga Bali itu sendiri. Namanya di perjalanan atau gelanggang pertandingan ada satu hal dan lain sebagainya tidak boleh mengedepankan emosional. Jangan sampai ada hal-hal kecil lalu menjadi masalah,” tandasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Manajer kontingen PWNU Bali, Sulaimi, M.Pd.I melaporkan bahwasanya sebanyak 86 peserta kontingen Porseni NU dari Bali yang akan bertanding pada cabang Volly putra, Silat pelajar, mahasiswa dan santri putra maupun putri, MTQ mahasiswa dan pelajar putra maupun putri serta Kitab Alfiah.

Senada dengan H. Azis, pak Sulaimi mengingatkan agar setiap peserta kontingen Bali menjaga semangat kebersamaan.
“Harus tetap semangat meski minoritas semangat mayoritas,” pungkas Sulaimi.
Acara ditutup dengan istighosah bersama, dipimpin Ketua PSNU Pagar Nusa Bali, Ust. Asyari Mulih serta doa bersama.








