PWNUBALI.OR.ID | Buleleng – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Buleleng Sabtu, 30 Juli 2022 kemarin, mengadakan pengukuhan Lembaga-lembaga masa khidmat 2022 – 2026 dan Silaturrahim Kader Penggerak NU di halaman Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Desa Kaliasem Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng.
Adapun Lembaga yang dikukuhkan adalah Lembaga Pendidikan Ma’arif (LPMNU), Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU), Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU), Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU), Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU), Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU), Lembaga Kajian & Pengembangan SDM Nahdlatul Ulama (LAKPESDAM-NU), Lembaga Penyuluhan & Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU), Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia Nahdlatul Ulama (LESBUMI), Lembaga Penanggulangan Bencana & Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBPINU) dan Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU).

Hadir dalam acara tersebut Pengurus Tanfidziyah, Suriyah, Badan Otonom, Tokoh Masyarakat dan seluruh kader penggerak NU Kabupaten Buleleng. Ketua PCNU Kabupaten Buleleng, H Rahmat Al-Bayhaqi dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembentukan Lembaga – lembaga sebagai perangkat organisasi NU sebagaimana diatur dalam AD/ART NU dimaksudkan untuk mewujudkan visi dan misi NU.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa “Nahdlatul Ulama adalah perkumpulan/jam’iyyah diniyyah islamiyyah ijtima’iyyah (organisasi sosial keagamaan Islam) yang berdiri untuk menciptakan kemaslahatan masyarakat, kemajuan bangsa, dan ketinggian harkat dan martabat manusia,” paparnya.
NU yang menganut faham Ahlussunnah wal Jama’ah senantiasa berikhtiar mewujudkan tatanan masyarakat yang berkeadilan demi kemaslahatan, kesejahteraan umat dan demi terciptanya rahmat bagi semesta. Melalui Lembaga dan Lajnah yang dibentuk, NU menjalankan misinya melaksanakan usaha-usaha di bidang agama, pendidikan, sosial, ekonomi, budaya, dan usaha-usaha lain melalui kerjasama dengan lembaga-lembaga pemerintah maupun swasta.

Dalam konteks Kabupaten Buleleng, Badan Otonom, Lembaga, dan Lajnah yang ada diharapkan akan turut membantu terwujudnya masyarakat Kabupaten Buleleng yang sejahtera lahir dan batin. Dengan demikian, pengurus dan warga NU akan selalu mampu menyikapi dinamika perkembangan kehidupan masyarakat secara arif dan bijaksana, serta mampu hidup berdampingan dan bekerjasama dengan seluruh komponen masyarakat.
Akhirnya, akan terjadi interaksi yang baik antara NU dengan masyarakat, saling memahami, saling menghormati, dan saling memberikan kemanfaatan sehingga tercipta kehidupan masyarakat Kabupaten Buleleng yang damai, adil, dan sejahtera.
Acara dilanjutkan dengan Pengajian Kitab Qonun Asasi yang diisi oleh Ustadz Zainul Arifin, S.Pd.I Khatib Suriyah PC NU Buleleng. kemudian ditutup dengan Silaturrahim Kader Penggerak NU Kabupaten Buleleng yang diisi oleh KH Abdillah Asad, Lc Instruktur Nasional PD-PKPNU dan juga Pengasuh Pondok Pesantren Modern Al-Azhar Muncar Banyuwangi, Muncar, Jawa Timur








