Virtual Doa Bersama Presiden dan Seluruh elemen Masyarakat, Begini Pesan Menteri Agama

pwnubali.or.id- Salah satu bentuk ikhtiar batin menghadapi pandemi covid -19 adalah dengan doa dan berserah diri kepada Allah swt. Dengan harapan, semoga bangsa ini senantiasa diberikan kekuatan dan perlindungan dari Allah swt serta mendoakan untuk masyarakat yang meninggal karena covid-19 agar termasuk orang yang Husnul Khotimah.

Bagitulah sebaik doa yang dilantunkan oleh para pemuka agama dalam acara Pray From Home, Dari Rumah Untuk Indonesia yang dilakukan secara virtual oleh Menteri Agama dengan seluruh elemen masyarakat Indonesia. Hadir dalam kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, Seluruh Kepala Daerah se-Indonesia mulai dari Gubernur, Walikota, Bupati dan sebagainya, Segenap Pimpinan Ormas Agama, Para Pemuka Agama, Tokoh Agama, Pemuda serta seluruh elemen masyarakat lainnya.

Bacaan Lainnya

Acara yang disiarkan langsung melalui stasiun televisi nasonal, TVRI, akun youtube Kementerian Agama RI serta dengan Zoom Meeting tersebut dimulai pada pukul 14.00 WIB dan berakhir pada pukul 14.47 WIB.

Presiden Republik Indonesia dalam kesempatan tersebut menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya para korban Covid-19, dan berharap semoga semua mendapat tempat terindah disisi Allah SWT, Tuhan Semesta Alam.

“Saya sampaikan duka cita mendalam kepada korban pandemi yang mendahului kita. mari kita berdoa semoga beliau-beliau mendapat rahmat dan ampunan dari Tuhan, Allah swt,” kata Presiden RI yang akrab disapa Bapak Jokowi tersebut.

 

 

 

 

Menteri Agama, KH. Yaqut Cholil Qoumas dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada masyarakat agar terus berikhtiar lahir maupun batin suapaya pandemi covid-19 segera berlalu. Menurutnya doa bersama hari ini merupakan senjata bagi orang-orang yang beriman.

“Mengajak seluruh masyarakkat untuk senantiasa berdoa sesuai agama dan keyakinan masing-masing Agar Allah swt, agar Tuhan yang maha kuasa, memebri rahmat, ampunan dan perlindungannya, kepada bangsa indonesia dan seluruh umat manusia,” paparnya.

“Dalam agama diajarkan bahwa doa adalah senjata orang beriman, doa adalah penenang jiwa, dan doa merupakan penumbuh optimisme didalam kehidupan,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Gus Yaqut tersebut juga menambahkan bahwa sebagai orang beriman yakin bahwa hanya Allah swt, hanya Tuhan yang maha pencipta, yang dapat menolong dan meyelamatkan semuanya setelah semua usaha lahir dilakukan. Dan menurutnya setiap bencana yang diturunkan Tuhan sejatinya untuk menyadarkan manusia agar mawasdiri dan kembali mendekatkan diri pada-Nya, serta mengikuti petunjuk hidup yang diberikannya.

 

 

 

 

“saya yakin kita semua berada dalam suasana kebatinan dan kesadaran spiritualitas yang sama sebagai manusia yang lemah dan membutuhkan pertolongan dari Allah yang maha kuasa sang pemilik kehidupan,” kata Gus Yaqut.

Terakhir, Pesan Gus Menteri yang juga sebagai Ketua PP GP Ansor tersebut mengingaktkan kepada masyarakat agar senantiasa “tingkatkan kesadaran sosial, rela berbagi dan berkorban untuk saudara-saudara kita yang terdampak covid-19,” tandasnya. (red. MM)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses