Kejadian teror Bom kembali melanda Indonesia. Pagi ini warga Surabaya dikejutkan dengan aksi terorisme di tempat ibadah umat Kristiani. Yaitu Gereja St Clara Jl Ngagel Madya, Gereja GKI Jl Diponegoro dan Gereja GPPS Jl Arjuno.
Dengan kejadian tak berperikemanusiaan tersebut. Ketua PWNU Provinsi Bali angkat suara, dan mengutuk keras perbuatan tersebut.
Ditemui tim LTN NU Bali, H. Abdul Aziz, S.Pd.I mengungkapkan bahwa terorisme adalah perbuat keji dan tidak beragama.
“Berkaitan dengan kejadian peledakan bom di surabaya Ketua PWNU Bali sangat mengutuk dan mengecam atas kejadian tersebut yg telah menewaskan 8 orang dan puluhan korban luka2, itu perbuatan biadab, Keji dan itu dilakukan oleh orang yg tidak memahami agama atau teroris,” ungkapnya dengan lantang.
H. Aziz juga menghimbau kepada masyarakat khususnya di Bali agar turut berpartisipasi aktif membantu aparat dalam upaya pencegahan terorisme sehingga Bali tetap kondusif.
“kami menghimbau kepada masyarakat agar mempunyai gerakan antisipasi. Kita dukung pihak kepolisian dan aparat keamanan untuk melakukan pencegahan-pencegahan sehingga bali tetap aman dan kondusif.” Pungkasnya.
(red. MM/dad)








