Ketua PP PSNU Pagar Nusa; Kuasai Dulu Pencak Silat, Sebelum Belajar Bela Diri

DOk. Atlit Pagar Nusa Provinsi Bali

PWNUBALI.OR.ID – M Nabil Haroen, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PP PSNU) Pagar Nusa, menegaskan bahwa ‘wajib’ bagi seseorang untuk mempelajari pencak silat sebelum menjajaki jenis bela diri asal negara lain.

“Orang boleh belajar bela diri apapun, tapi kuasai dulu pencak silat,” kata pria yang akrab disapa Gus Nabil ini.

Menurut dia, hal tersebut merupakan tantangan bagi dunia pencak silat untuk bisa menarik minat masyarakat Indonesia agar bisa lebih mencintai pencak silat dibandingkan bela diri impor seperti karate, taekwondo, kung fu, judo, dan sebagainya.

Gus Nabil menilai, pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia perlu terus diupayakan dengan serius.

“Karena kalau kemudian kita sebagai anak bangsa tidak mencintai budaya sendiri, bukan tidak mungkin status pencak silat sebagai Warisan Budaya Takbenda itu akan dicabut Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan (UNESCO),” ujarnya.

Lebih lanjut, pria kelahiran 1984 itu menuturkan bahwa Pagar Nusa sebagai penjaga NU dan bangsa selalu berupaya untuk melindungi dan menjaga stabilitas NU dan negara dari gerakan-gerakan yang mengancam keamanan persatuan bangsa.

“Sebagaimana namanya, Pagar Nusa: Pagar NU dan Bangsa. Kita sudah teruji berkali-kali menghadapi gerakan separatis, intoleran, dan radikal. Kita akan selalu siap mengawal, tentunya atas restu dan perintah para kiai,” ungkap Gus Nabil.

Pagar Nusa terus berkomitmen untuk menjaga budaya takbenda tersebut melalui PSNU Pagar Nusa, selain untuk membela diri juga menjaga martabat dan aset Bangsa.

Dikutip dari : nu.or.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses