Lebih Asyik dan Materi Padat; Pesantren Ramadhan PWNU Bali Angkatan Kedua Serap Lebih Banyak Santri

Dok. Panitia Pesantren Ramadhan PWNU Bali 2023 M/ 1444 H

PWNUBALI.OR.ID | Denpasar – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Bali kembali menggelar Pesantren Ramadhan angkatan kedua tahun 2023 M/ 1444 H sebagai lanjutan dari Pesantren Ramadhan tahun 2022 silam. Hal ini akan menjadi kegiatan rutin bagi PWNU Bali untuk menggelar pesantren Ramadhan di setiap tahunnya.

“Alhamdulillah atas dukungan dan kerja keras teman-teman panitia, kami berhasil meyelenggarakan pesantren Ramadhan angakta kedua. Kami juga bersyukur bahwa Pesantren Ramadhan kali ini kami bisa menyerap lebih banyak santri, bahkan harus menolak calon santri karena keterbatasan tempat dan fasilitas yang kami miliki saat ini. Semoga kedepan kami bisa memberikan yang lebih baik dari sebelum-sebelumnya,” kata Ketua LTNNU Bali, Muhammad Muhlisin, S.Pd.I dalam sambutan opening ceremony mewakili Ketua LDNU Bali yang berhalangan hadir.

Bacaan Lainnya
Dok. Pesantren Ramadhan PWNU Bali

Panitia Pelaksana Pesantren Ramadhan PWNU Bali tahun 2023 / 1444 H ini merupakan kolaborasi dari tiga lembaga di bawah naungan PWNU Bali yaitu, Lembaga Dakwah PWNU Bali (LDNU), Lembaga Ta’lif Wan Nasr PWNU Bali (LTNNU Bali) serta Lembaga Amil Zakat, Infaq, Sedekah PWNU Bali (Lazisnu Bali). Selain itu ada juga relawan panitia dari banom dan lembaga lain seperti Fatayat, IPNU-IPPNU, LPNU dan Pagar Nusa.

“Pada Pesantren Ramadhan tahun lalu kami mendapat 30 santri yang terdiri dari 28 santri putra dan 2 santri putri, tahun ini Alhamdulillah kami mendapat 26 santri putra dan 26 santri putri serta ditambah 18 santri yang tidak menginap sehingga total ada 70 santri,” lanjut Pria yang akrab disapa Kang Muh.

Ketua Tanfidziyah PWNU Bali, KH. Abdul Azis, S.Pd.I dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada para panitia Pesantren Ramadhan PWNU Bali tahun 2023 yang telah menyelenggarakan kegiatan rutin sebagai bekal pendidikan pesantren sejak dini.

“Alhamdulillah tahun ini santrinya ada peningakatan, ini merupakan hal yang baik.  maka saya berharap para santriwan-santriwati dapat mengikuti kegiatan sebagaimana yang telah disusun oleh panitia dari awal sampai akhir. Kerena semua materi insyaAllah bermanfaat buat bekal para santri kedepanya,” tutur beliau.

Dok. Pesantren Ramadhan PWNU Bali

Kiai Azis secara resmi membuka acara Pesantren Ramadhan PWNU Bali angkatan kedua tahun 2023 M / 1444H serta secara simbolis menyematkan nametag kepada para santri sebagai bentuh bahwa para santriwan-santriwati telah siap untuk mengikuti kegiatan sampai akhir.

Dalam Pesantren Ramadhan tahun ini dilaksankan selama tiga hari yaitu mulai hari Jum’at hingga Minggu, 24-26 Maret 2023. Para Santri nantinya diberikan materi kitab kuning mulai dari Mukasyafatul Qulub, Sirah Nurul Yaqin, Akhlak Lil Banin, Metode Nahwu Al-Miftah, serta ditambah materi dasar Keaswajaan dan Ke-NU-an.

Disela-sela pembelajaran, panitia juga telah memberikan ice breaking agar suasana menjadi lebih relax dan nyaman. Sedangkan pagi hari, para peserta juga diajak berolahraga bersama pendekar Pagar Nusa.

Fasilitas lain yang di dapat para santri diantaranya adalah; asrama, konsumsi buka dan sahur, sertifikat peserta, serta pengalaman berharga bekal para santri yang akan melanjutkan ke pondok pesantren kelak. para santri pesantren ramadhan tidak pungut biaya sepeserpun atau gratis. Dan terakhir, para santri yang berprestasi mendapat penghargaan dari panitia.

Dok. Pesantren Ramadhan PWNU Bali

Ketua Panitia, Ustaz Farid Mubarok, S.Pd.I menutup secara resmi Pesantren Ramadhan PWNU Bali angkatan kedua tahun 2023/1444H. Dengan simbolisnya yaitu melepaskan nameteg peserta sebagai tanda bahwa peserta telah selesai mengikuti kegiatan pesantren ramadhan.

Sebelum di tutup, beliau memberikan pesan kepada para santri agar menjaga akhlak dimanapun berada terutama di lingkup keluarga masing-masing.

“Keberhasilan mondok pesantren itu bukan tentang berapa banyak kitab yang di hafal, bukan tentang berapa banyak pengetahuan yang di dapat, namun tentang bagaimana menunjukkan perubahan akhlak seorang santri menjadi lebih baik saat di rumah maupun lingkungan sekitar,” kata Ust. Farid

Harapan kedepan semoga Pesantren Ramadhan tetep istiqomah dilaksanakan oleh PWNU Bali serta dapat menyerap lebih banyak santriwan-satriwati yang benar-benar butuh pendidikan Agama Islam sejak dini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.