PAC IPNU-IPPNU Negara Bentuk PK Pesantren Pertama di Jembrana, Tingkatkan Kaderisasi IPNU-IPPNU Melalui Pesantren

Dok. PAC IPNU-IPPNU Negara bentuk Pimpinan Komasariat (PK) Pesantren Pertama di Bali di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Negara Bali

pwnubali.or.id | Jembrana – Pengurus Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar (Putri) Nahdlatul Ulama (IPNU – IPPNU) Kecamatan Jembrana resmikan Pimpinan Komisariat (PK) pertama di Pondok Pesantren (Pontren) Nurul Ikhlas (Nuris) Banyubiru Negara Bali (13/02/2022).

Acara yang digelar di ruang kelas Pontren Nuris ini dihadiri oleh Infita Rizki Maulidia (Ketua PC IPPNU Kab. Jembrana) dan Rizqi Maulana (Ketua PAC IPNU Kec. Negara) serta para peserta yang merupakan santri sebanyak 30 orang.

Bacaan Lainnya
Dok. PAC IPNU-IPPNU Negara bentuk Pimpinan Komasariat (PK) Pesantren Pertama di Bali di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Negara Bali

Pimpinan Komisariat (PK) yang terbentuk di pesantren asuhan KH. Fathurrahim ini menjadi yang pertama se-Bali. Dalam sambutannya, Infita menyampaikan bahwa adanya PK ini merupakan akselerasi organisasi IPNU – IPPNU di Kecamatan Negara. Walaupun terbilang baru, PAC Kec. Negara dapat meresmikan PK di Pontren Nuris dan menjadi perkembangan yang pesat khususnya di wilayah pesantren di Bali.

“Dalam berorganisasi kita tidak memikirkan diri sendiri, melainkan kita harus berpikir untuk kepentingan bersama. PK yang pertama di Bali ini menjadi wadah yang sangat tepat bagi santri untuk mengembangkan potensinya serta menguatkan ke-NU-an.” Ucap Infita.

Dok. PAC IPNU-IPPNU Negara bentuk Pimpinan Komasariat (PK) Pesantren Pertama di Bali di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Negara Bali

Maraknya kelompok ekstrimis dan radikal akhir-akhir ini membuat para santri harus miliki fondasi nasionalisme yang kokoh serta mempererat hubungan antar sesama. Dalam hal ini ke-Nu-an dan ke-Aswaja-an menjadi hal penting yang harus ditanamkan kepada santri. Sehingga terbentuknya PK yang telah diresmikan menjadi wadah santri dalam menghadapi tantangan zaman.

Rizqi Maulana menambahkan bahwa para santri harus mengenal apa itu Nahdlatul Ulama dan memahaminya agar identitas seorang santri tidak tercerabut dari akarnya. Hal itu setidaknya dapat dimulai dengan mengenal siapa pimpinan NU sekarang serta para jajarannya.

“Pada kesempatan ini, kalian baru terbentuk. Maka setelah ini, teman-teman harus mengikuti Masketa agar lebih memahami tentang organisasi yang anda ikuti.” Pungkas Rizqi.

Dok. PAC IPNU-IPPNU Negara bentuk Pimpinan Komasariat (PK) Pesantren Pertama di Bali di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Negara Bali

Harapan yang besar tentunya muncul dengan dibentuknya Komisariat Pesantren ini agar nantinya lahir para pemimpin muda yang dapat bersaing di kancah global dan berakhlakul karimah.

“Saya harap selesai rapat anggota ini lahir pemimpin yang bisa membawa organisasi ini semakin maju bahkan menjadi role model bagi organisasi lain” tambah Rizqi.

Dok. PAC IPNU-IPPNU Negara bentuk Pimpinan Komasariat (PK) Pesantren Pertama di Bali di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Negara Bali

Dalam rapat anggota ini terpilih rekan Lutfi Ajid sebagai ketua mandataris PK IPNU Nurul Ikhlas, dan rekanita Nailatul Katsiroh sebagai ketua mandataris PK IPPNU Nurul Ikhlas. Selanjutnya acara ini diakhiri dengan penyerahan berita acara kepada masing-masing ketua mandataris terpilih dan sesi foto bersama.

Oleh : Tim Lembaga Pers Santri (LPS) Pontren Nuris Negara Bali

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.