Ibu-ibu Pejuang Al-Qur’an Gianyar; Usia Bukan Penghalang untuk Belajar

Dok. kegiatan baca Al-Qur'an ibu-ibu lingkungan Pasdalem Ginyar Bali

pwnubali.or.id | Gianyar – Usia tidak menjadi hambatan untuk terus belajar. Begitulah gambaran yang akan terlintas ketika melihat sekelompok ibu-ibu yang serius membaca potongan ayat-ayat Al-Qur’an dan mengeja huruf hijaiyah meskipun dengan terbata-bata.

Begitulah kegiatan yang rutin dilakukan dua kali dalam sepekan oleh sekelompok ibu-ibu dengan rentang usia 40 hingga 60 tahun di Lingkungan pasdalem, Gianyar tepatnya di kediaman Muawanah Mundzir yang sekaligus menjadi pelopor kegiatan belajar mengaji bersama ibu-ibu.

Bacaan Lainnya
Dok. kegiatan baca Al-Qur’an ibu-ibu lingkungan Pasdalem Ginyar Bali

Di sela-sela kesibukan sehari-hari mengurus keluarga dan rumah, para ibu-ibu ini meluangkan waktu untuk belajar membaca Al-Qur’an. Dari mengenal huruf hijaiyah dan sesekali belajar sholat dan berwudhu dengan baik dan sesuai dengan kaidah.

“Yang terpenting adalah niat dan semangat. Tidak perlu malu dalam belajar.” Begitu Muawanah, pelopor kelompok belajar mengaji ini memberi semangat kepada para ibu-ibu.

“Tidak ada kata terlambat dalam belajar. Terlebih belajar membaca Al-Qur’an dan belajar agama.” Tambahnya kemudian mengingatkan bahwa ketika manusia mati tidak membawa apapun melainkan amal.

Kegiatan belajar mengaji ini sudah dilakukan sejak tahun 2018 yang kemudian sempat terhenti karena pandemi. Bahkan setiap ramadhan rutin melakukan khataman Al-Qur’an.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.