WISNU Sumpah Pemuda, H. Khoeron Ajak Pemuda Bangun Etika Akhlak

pwnubali.or.id – Dalam acara podcast WISNU (Wawasan Inspiratif NU) yang diinisiasi oleh PW LTNNU Provinsi Bali, Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Bali, Drs. H. Khoeron mengajak para pemuda untuk membangun etika akhlah dan membangun negeri ini dengan baik.

“Mari para pemuda lanjutkan estafet memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Menjadikan indonesia makmur, baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.” paparnya.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya Beliau yang juga menjabat sebagai Kasi Pendidikan Islam Kemenag Kabupaten Gianyar Bali tersebut menjelaskan bagaimana tantangan pemuda jaman dulu dengan pemuda masa sekarang. Menurutnya pemuda dulu sebagai pelopor kemerdekaan dan memiliki andil sangat luar biasa dalam perjuangan kemerdekaan. sementara pemuda saat ini adalah bagaimana mengisi kemerdekaan, dan memajukan negara indonesia.

Dok. H. Khoeron Narasumber bersama Eka Septiana Host

“Pemuda saat ini harus punya cara bagaimana menghadapi era digital. Pemuda saat ini harus mampu mengisi dan memanfaatkan technologi. Kemajuan technologi apabila tidak dijadikan sesuatu yang postif maka pemuda akan termakan atau tergilas dengan dampak negatif dari tecknologi tesebut,” papar H. Khoeron mengingatkan para pemuda.

Acara Wisnu pada Selasa malam (3/11) kemarin mengangkat tema, ” Sumpah Pemuda; Refleksi Perjuangan Pemuda Dulu & Realita Pemuda Saat ini” dengan dipandu Host Sekretaris PW IPPNU Bali, Septiana Eka Arwanda Riski. Live di akun sosial Fp dan Youtube PWNU Bali. Acara semakin menarik dengan hiburan dari group Nasyd Hubbun Nabi.

“Jangan terlena apalagi sampai terpapar virus yang mengerogoti tumbangnya negara ini seperti Radikalisme, egoisme dan lain sebagainya. Bangun terus etika aklhlak untuk membangun negara ini dengan baik,” tandas H.Khoeron memberikan pesan dan harapan kepada para pemuda.

Dok. penampilan Nasyd Hubbun Nabi dalam acara WISNU

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.