Istighotsah dan Do’a Tolak Balak PWNU Bali, Tingkatkan Ikhtiar Lahiriyah, Bathiniyah dan Kesalehan Sosial

pwnubali.or.id – Selasa (31/8) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Bali malam ini melaksanakan Istighotsah dan Do’a Tolak Balak Untuk Keselamatan Bangsa di Gedung Sekretariat PWNU Bali. Acara tersebut atas instruksi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) serta ditayangkan live streaming di NU Channel di samping live di akun sosial media PWNU Bali.

Ketua Tanfidziyah PWNU Bali, KH. Abdul Azis, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Istighotsah dan Do’a tolak balak ini merupakan salah satu ikhtiar batin demi keselamatan bangsa khususnya dari pandemi covid-19.

Bacaan Lainnya

“Kita tidak menyangka situasi ini akan terjadi. Tidak ada satupun yang memprediksi wabah ini akan terjadi. Namun kehendak Allah, hal-hal yang tidak terfikikan oleh siapa pun akan terjadi dan merubah keadaan. Kita harus hati-hati menjalani kehidupan sehari-hari,” papar beliau.

“Selain anjuran-anjuran pemerintah yang harus kita ikuti, ada juga hal-hal yang tidak boleh dilupakan, yaitu harus meningkatkan ketaqwaan kepada Allah swt. Harus selalu bertafakur berdoa kepada Allah. Karena situasi tidak akan pernah berubah kalau ikhtiar kita tidak diikuti oleh doa kepada Allah swt.,” imbuhnya.

KH. Abdul Azis, juga mnyampaikan bahwa berdoa adalah senjata paling ampuh dan senjata paling utama. Beliau berharap dengan doa bersama ini maka pendemi segera berakhir dan program-program NU bisa terlaksana dengan baik dan sempurna.

“Dengan doa yang kita panjatkan semoga pandemi ini berakhir dari muka bumi sehingga kita bisa melakukan aktivitas seperti sedia kala bisa melaksanakan program-program NU yang baik dan sempurna,”

Kepada Bidang Bimas Islam Provinsi Bali, Dr. Arjiman, M.Pd. memberikan apresiasi yang baik kepada Nahdlatul Ulama khususnya di Bali yang telah membentu pemerintah dalam upaya memberikan memutus mata rantai Covid-19.

“Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada NU yang telah mengambil peran pemerintah untuk menyadarkan dan mengajak masyarakat untuk waspada pandemi covid-19 ini,”

Selain itu H. Arjiman, juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesalehan sosial yaitu berbagi dengan seksama, terutama kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Rois Syuriah PWNU Bali, KH Noor Hadi Al-Hafiz dalam mauidhoh hasanahnya menyampaikan bahwa dalam menghadapi covid-19 tidak hanya dengan ikhtar lahir namun juga diimbangi dengan ikhtiar batin. Menurut beliau upaya dari Presiden RI, Joko Widodo sudah sangat baik dalam menghadapi Covid-19. Namun satu hal yang kurang yaitu, belum pernah menginstruksikan untuk ikhtiar batin atau doa bersama.

“Upaya lahiriyah dan bathiniyah harus seimbang. Upaya lahiriyah sudah sangat baik dan bathiniyah juga harus ditingkatkan. Marilah sama-sama kita tobat nasuha nasional, karena kamu tidak akan disiksa Allah swt selagi kamu mampu dan mau meminta maaf kepada Allah swt,” tandas Beliau.

Acara istighotsah dimulai pada pukul 20.30 Wita dan berakhir 21.45 Wita, dengan dipandu oleh ust. Amron Sudarmanto, S.Pd. MA selaku pembawa acara. Kemudian Istighotsah dipimpin langsung Wakil Rois Syuriyah PWNU Bali, KH. Anwar Hamid, S.Pd.I dan doa oleh KH. Achmad Qosim, M.Pd.I.

Kontributor : MM

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.