MWCNU Kuta : Kaum Nahdliyyin Harus Menjadi Pelopor Penyejuk Keislaman

PWNUBALI.OR.ID | BADUNG

Pada era keterbukaan informasi dan teknologi seperti saat ini, agenda dakwah Islam seringkali dilakukan dengan pelbagai macam cara mulai dari cara dakwah klasik hingga cara berdakwah yang mengedepankan media sebagai instrumen yang paling efektif dalam menyajikan siraman rohani.

Bacaan Lainnya

Namun sering kali kita dilematis dalam memilah dan memilih informasi dakwah Islami yang layak di konsumsi. Tidak hanya itu, memilih guru penceramah di dunia digital juga perlu berhati-hati mengingat banyaknya oknum yang bermunculan di jagat maya dan belum jelas nasab keilmuannya.

Dalam acara peringatan maulid nabi yang di selenggarakan oleh pemuda BTPT yang bekerjasama dengan jam’iyah Hadroh HABBATI, warga muslim kampung baru dan CMCR di tuban, Bali dalam sambutannya ketua MWCNU kuta Ibnu Affan menyampaikan, “Sebagai masyarakat Nahdliyyin, kita harus menjadi pelopor penyejuk dalam berislam ungkapnya.

Selain itu dirinya juga mengingatkan bahwa, “Kita hidup di Indonesia yang punya banyak suku, agama dan budaya.” Oleh karena itu lanjutnya, “Apalagi hidup di Bali, sangat penting untuk menjaga nilai-nilai toleransi antar sesama.”

Kemudian Ibnu juga mengajak para masyarakat yang hadir pada acara tersebut menjadikan maulid Nabi SAW sebagai instrumen untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah, dan ketaqwaan kepada Allah SWT

“Mari kita untuk terus belajar suri tauladan Nabi Muhammad SAW,” pungkasnya.

Penulis: Muhammad Rusly
Foto: Sabriyanto
Editor: Dadie W. Prasetyoadi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.